Selasa, 24 Maret 2015

Suzuki Perluas Jaringan Penjualan di Lampung

PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) meresmikan outlet terbarunya dengan fasilitas 3S (Sales, Service, Spareparts), Persada Lampung Raya, Kab.Lampung Tengah, Bandar Jaya, Lampung. Outlet PT. Persada Lampung Raya berlokasi di Jl. Proklamator Raya, Kelurahan Seputih Jaya, Kec. Gunung Sugih.

Melalui keterangan resmi yang diterima Liputan6.com,  dealer Persada Lampung Raya berdiri di atas lahan seluas  1.775 m2 dengan luas bangunan sebesar 1.099,5 m2. Dealer ini akan melayani masyarakat di Lampung Tengah dan sekitarnya yang membutuhkan kendaraan dan bengkel Suzuki.

“Melanjutkan perluasan jaringan layanan dan penjualan Suzuki di tahun 2015, kali ini kami meresmikan outlet dengan fasilitas 3S terbaru di Lampung," ujar Davy J. Tuilan, 4W Deputy Managing Director PT. SIS.

Adapun showroom dealer Persada Lampung Raya didukung fasilitas seperti playground untuk anak-anak, Wi-Fi, Full Air Conditioner dan sebagainya. Sementara itu untuk fasilitas bengkel ditunjang dengan berbagai peralatan servis yang meliputi  8 stall, 2 unit 2-post lift, 1 unit 4-post lift, 2 unit scissor lift dan total lift sebanyak 5 unit serta  Smart Diagnostic Tester (SDT), Suzuki Special Tools (SST), Digital Digital Battery Tester.
Tak luput, bengkel ini juga menyediakan layanan cuci dan vacuum 1 stall drive thru,spooring, balancing serta express maintenance. Adapun bengkel pada outlet Persada Lampung Raya memiliki daya tampung lebih dari 30 unit per hari.

"Kami berharap dengan pembukaan outlet ini dapat lebih mendekatkan Suzuki kepada calon konsumen serta dapat memberikan layanan terbaik dan berkualitas kepada konsumen Suzuki di wilayah Lampung," tutup Davy.

Info Lainnya :

http://discojaya.blogspot.com/2015/03/indosat-tantang-medina-berkompetisi.html
http://masadajack.blogspot.com/2015/03/anak-pilot-usia-15-tahuh-sebabkan.html

Kamis, 19 Maret 2015

Wapres JK: Apa Alasan Mencabut Kewarganegaraan 16 WNI yang Ditangkap di Turki?

Pemerintah tidak bisa langsung mencabut status kewarganegaraan 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diamankan otoritas Turki. Mereka diduga akan bergabung dalam kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Apa kesalahannya? Kalau hanya ke Turki kemudian tidak masuk, apa kesalahannya orang sampai dicabut?" ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2015).
Menurut JK pencabutan status kewarganegaraan seseorang harus diketahui dulu masalahnya. Saat ini Polri masih mengetahui maksud keberangkan 16 WNI ke Turki, namun belum bisa karena mereka di bawah penahanan otoritas Turki.

Menurut JK bila seorang WNI terbukti ikut perang membela negara lain, maka pemerintah bisa mencabut kewarganegaraannya. Namun 16 WNI yang diamankan di Turki belum terbukti melakukan hal itu, termasuk apakah mereka anggota ISIS.

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Anton Charliyan mengatakan bahwa 16 WNI yang ditangkap di Turki enggan pulang ke tanah air. Otoritas Turki menangkap mereka saat hendak menyeberang ke Suriah.
Selain 16 orang yang diamankan otoritas Turki, sebelumnya ada 16 orang WNI yang menghilang di Turki dan keberadaannya belum diketahui hingga kini. Mereka diduga sengaja menghilangkan diri.

http://bloggalagreece2010.blogspot.com/2015/03/banyu-biru-ingin-kbm-jembatani-anak.html
http://nurhidayahnoordinaida.blogspot.com/2015/03/ini-isi-sms-ancaman-bunuh-jokowi.html
http://safiadboutique.blogspot.com/2015/03/kpi-talkshow-ahok-lecehkan-ruang-publik.html
http://hikayatterencat.blogspot.com/2015/03/polisi-telusuri-keterlibatan-chep.html
http://amieyra2406.blogspot.com/2015/03/jk-sebut-video-isis-mujahid-cilik.html
http://lexicorn.blogspot.com/2015/03/korupsi-pengadaan-buku-buddha-kejaksaan.html

Senin, 02 Maret 2015

Memotret Anak-anak: Fokus pada Bahasa Mata

Jakarta - Tantangan terbesar membuat seri portrait anak kecil -- apalagi masih Taman Kanak-kanak (TK) yang bukan model profesional yakni bagaimana berkomunikasi dengan mereka. Maklum, anak-anak mempunyai kebiasaaan dan bahasanya masing-masing.

Bila komunikasi lancar, maka konsep dan ide cerita mampu tertata apik dalam bahasa visual yang menarik. Komposisi yang dihasilkan juga enak dilihat. Mau 1 atau 10 anak-anak, tidak akan ada masalah jika sang fotografer dapat menjadi bagian dari mereka.

Berikut resep sederhana menghasilkan seri portrait anak-anak yang atraktif:

Pertama, komunikasikan dengan orangtua mereka secara nyaman. Ungkapkan ekspektasi Anda, keinginan dan konsep foto yang akan Anda hasilkan. Diharapkan, orangtuanya mampu membahasakan dalam narasi yang paling bisa dipahami dengan anak-anak tersebut, baik sebelum maupun saat sesi pemotretan.

Kedua, lakukan pendekatan dengan anak-anak yang akan menjadi aktor utama. Bisa dengan mengajak mengobrol atau sekadar berkenalan dan menanyakan kebiasaan mereka. Sedikit sok tau dan sok akrab tidak ada salahnya. Pastikan menjadi bagian dari mereka yang bisa diajak bermain sehingga sangat membantu saat pemotretan.

Tidak ada salahnya meminta bantuan satu atau dua orang pengarah gaya. Setidaknya yang akan menjembatani bila ada kesulitan komunikasi saat pemotretan. Maklum, anak-anak akan lebih menurut bila ditemani orang yang sudah dikenal akrab.